Jangan main-main dengan waktu hidup yang cuma sebentar


By Dana Anwari. Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui.”
Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?
(QS Al Mukminun: 114-115)
Mari kita berhati-hati menggunakan waktu hidup kita. Hidup memang bagaikan permainan, tetapi waktu hidup tidak layak dipakai untuk bermain.main.
Hidup ini terlalu sebentar untuk dipakai bermain-main. Hidup kita adalah pertanggungjawabab kita kepada yang memberi kita hidup dan kehidupan, yakni "tiada Tuhan selain Allah". Atau, masihkah kita tidak percaya kepada kehidupan sesudah mati? Sehingga kita masih bermain-main dalam kehidupan kita karena tidak percaya adanya neraka?

Allah sangat demokratis. Tuhan memberikan kita pilihan hidup. Apakah kita memilih surga-Nya atau neraka-Nya?
Tuhan sungguh demokratis. Allah memberikan kita petunjuk hidup yang bebas kita pilih: cara hidup yang membawa kepada surga-Nya atau cara hidup yang membawa kita kepada neraka-Nya?
Masihkah meragukan kekuasaan Allah atas diri kita dan kehidupan kita, bahkan kematian dan kehidupan sesudah kematian kita?
Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. (QS Ar Ruum:54)

Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kamu; dan di antara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. (QS An Nahl:70)

Semoga kita tidak termasuk ke dalam kelompok orang-orang yang senang bermain-main dalam kehidupan kita. Simaklah wahyunya yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw untuk disampaikan ke semua umat manusia: Allah berfirman: "Dan kepada orang yang kafir pun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan itulah seburuk-buruk tempat kembali". (QS Al Baqarah:126)
sukseswaktu.blogspot.com
*


No comments:

Islam - Selections from Encyclopaedia Britannica