Jangan isi waktu dengan perbuatan buruk yang dianggap baik

By Dana Anwari. Semoga kita tidak buta. Semoga kita tidak melihat perbuatan buruk kita sebagai perbuatan baik. Perbuatan paling buruk adalah menyekutukan Allah. Sikap paling buruk adalah memandang baik perbuatan kita yang menyekutukan Allah.

Marilah kita belajar dari waktu yang terus bergulir. Marilah menengok sejarah. Tuhan kita telah berulang kali mengutus para nabi dan rasul untuk mengajari manusia kepada agama tauhid: agama dengan satu Tuhan yakni tiada Tuhan selain Allah.
Dan Nabi Muhammad saw adalah utusan Allah yang terakhir, yang mengajarkan agama-Nya yang sempurna yakni agama Islam. Agama yang memurnikan ketaatan kepada Allah Yang Maha Esa dan Tunggal tanpa sekutu. Agama yang akan membawa manusia kepada keselamatan dan kedamaian di dunia dan akhirat.

Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi setan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka setan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih. (QS An Nahl:63)


By Allâh, We indeed sent (Messengers) to the nations before you, but Shaitân (Satan) made their deeds fair-seeming to them. So he (Satan) is their Wali (helper) today (i.e. in this world), and theirs will be a painful torment.
sukseswaktu.blogspot.com
*

No comments:

Islam - Selections from Encyclopaedia Britannica